Example 728x250

Example 728x250
Non Litigasi

Tips Memilih Pengacara yang Tepat

36
×

Tips Memilih Pengacara yang Tepat

Share this article

Untuk mencari pengacara yang bagus, tentukan dulu masalah hukumnya, mintalah rekomendasi, periksa rekam jejak dan spesialisasi pengacara, lakukan konsultasi awal.

“Tanyakan tentang biaya dan transparansi, pastikan ada kesesuaian etika, dan pilih pengacara yang komunikatif serta dapat diakses, serta pastikan Anda dan pengacara memiliki kepercayaan,” kata Desri Zayanti, S.H., Advokat dari Asmanidar Law Firm & Partner.

Advokat yang berkantor di Kirana Two Office Tower, Kelapa Gading,  Jakarta Utara itu, menjelaskan tips dan  langkah-langkah mencari pengacara yang bagus:

1. Tentukan Kebutuhan Hukum Anda

Pahami jenis masalah hukum yang Anda hadapi, seperti pidana, perceraian, bisnis, atau perdata. Ini akan membantu Anda mencari pengacara dengan spesialisasi yang sesuai.

2. Minta Rekomendasi dan Referensi

Tanyakan kepada teman, keluarga, atau kolega yang pernah memiliki pengalaman hukum serupa. Rekomendasi dari mulut ke mulut bisa menjadi sumber informasi yang sangat berharga.

3. Lakukan Riset dan Periksa Kualifikasi

Cari tahu melalui medsos pengacara/kantor hukum yang bersangkutan. Lihat postingan-postingan nya.Cari tahu melalui medsos pengacara/kantor hukum yang bersangkutan. Lihat postingan-postingan nya.

4. Konsultasi Awal Secara On-line

Jadwalkan konsultasi awal secara on-line untuk membahas kasus Anda, strategi penanganan dan memastikan adanya kecocokan antara Anda dan pengacara.

Perhatikan apakah pengacara mendengarkan Anda, memahami prioritas Anda, dan apakah Anda merasa nyaman dengannya.

5. Perhatikan Komunikasi dan Responsivitas

Komunikasi yang baik adalah kunci. Pengacara yang baik akan responsif dan dapat menjelaskan hal-hal yang kompleks dengan cara yang mudah Anda pahami.

6. Tanyakan Tentang Biaya dan Kontrak

Pastikan Anda memahami seluruh struktur biaya yang ditawarkan, apakah per jam, biaya tetap, atau biaya tambahan lainnya.

Mintalah detail biaya secara tertulis sebelum menyetujui penggunaan jasanya.

7. Pastikan Etika dan Integritas

Seorang pengacara yang baik harus menjunjung tinggi etika profesi dan mengutamakan kepentingan klien, serta berpegang pada prinsip keadilan.

#@smanisarlawfirm

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *