Example 728x250

Example 728x250
Hukum Keluarga

Inilah, 10 Penyebab Perceraian..

31
×

Inilah, 10 Penyebab Perceraian..

Share this article

JAKARTA – Asmanidarlawyer.com: Meskipun keharmonisan berkeluarga menjadi impian setiap pasangan suami-istri, toh keretakan mahligai rumah-tangga, sering, tak terhindarkan. Hingga terjadi perceraian.

Lantas, apa penyebab perceraian yang umum terjadi? Redaksi: asmanidarlawyer.com menghimpun informasi dari berbagai sumber.

Berikut adalah daftar 10 penyebab (secara umum) perceraian:

1.Pertengkaran Terus-Menerus: 

Konflik yang tidak pernah selesai dan tidak dapat didamaikan seringkali menjadi akar permasalahan dan penyebab utama perceraian.

2. Masalah Ekonomi: 

Kesulitan keuangan, manajemen keuangan yang buruk, dan stres akibat masalah ekonomi merupakan faktor pendorong perceraian yang signifikan.

3. Perselingkuhan:

Hubungan di luar pernikahan atau ketidaksetiaan menjadi alasan umum yang merusak kepercayaan dalam rumah tangga.

4. Kurangnya Komunikasi: 

Ketidakmampuan untuk berkomunikasi secara efektif dan kurangnya kedekatan emosional antara pasangan dapat menyebabkan masalah dalam pernikahan.

5. Kekerasan dalam Rumah Tangga (KDRT):

Baik itu kekerasan fisik, emosional, atau psikologis, KDRT adalah penyebab serius yang membahayakan kesehatan dan keselamatan pasangan.

6. Kecanduan Narkoba & Alkohol

Kecanduan alkohol atau narkoba dapat menyebabkan perilaku tidak stabil, pengabaian tanggung jawab, dan konflik yang berkepanjangan, yang akhirnya merusak hubungan.

7. Gangguan Pihak Ketiga: 

Adanya campur tangan atau gangguan dari pihak luar, seperti keluarga besar, juga dapat menjadi pemicu perceraian.

8. Ketidaksetiaan: 

Hal ini sering kali berkaitan dengan perselingkuhan, di mana salah satu pihak merasa dikhianati dan kepercayaan dalam pernikahan rusak.

9. Perbedaan Prinsip dan Nilai Hidup:

Ketidakcocokan dalam nilai-nilai fundamental atau prinsip hidup dapat menyebabkan pertengkaran dan rasa terasing dalam hubungan.

10. Ketidakdewasaan Pasangan:

Ketidakdewasaan salah satu pasangan dapat membebani hubungan dan menyebabkan salah satu pihak merasa tidak didukung atau merasa kesal.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *