Clarence Seward Darrow adalah seorang pengacara terkenal & Pengacara paling berpengaruh sepanjang sejarah Amerika Serikat. Clarence Darrow, adalah seorang legenda.
Tapi tahukah Anda? Meski kuliah di dua Fakultas Hukum di dua Universitas, Darrow tidak berhasil lulus sebagai sarjana hukum.
Kepiawaiannya dalam teknik beracara di persidangan, disebut-sebut sebagai modal utamanya memenangkan banyak perkara besar yang ditanganinya.
Zoe Vitale, seorang penulis terkemuka Amerika, dalam bukunya berjudul: “Hipnotic Writing” mendeskripsikan teknik berbicara yang luar biasa Darrow di persidangan.
“Sampai-sampai saya ingin menjadi pengacara saat menonton Darrow sidang di pengadilan,” kata Vitale.
Darrow lahir di Kinsman Township, Trumbull County, Ohio, pada 18 April 1857 dari pasangan Amirus Darrow dan Emily (Eddy) Darrow. Keluarga ayah dan ibu Clarence Darrow merupakan dua keluarga yang sudah sangat dikenal di New England, Amerika.
Beberapa leluhur keluarga Darrow bahkan tercatat memberikan kontribusi yang sangat besar dalam Revolusi Amerika pada pertengahan abad ke-18.
Menyadari sepak terjang dan besarnya andil keluarga untuk negaranya sendiri, Darrow terinspirasi untuk melakukan hal serupa.
Dan inspirasi inilah yang menjadi salah satu landasan Darrow menjadi seorang pengacara dan pada gilirannya juga akan memberikan kontribusi penting kepada Amerika khususnya dalam bidang hukum dan sistem peradilan.
Untuk mengejar cita-citanya tersebut, Darrow menempuh pendidikan formal di Allegheny College dan University of Michigan Law School.
Meskipun ia tidak berhasil menyelesaikan studi formal bidang hukum pada 2 institusi tersebut, kegagalan ini sama sekali tidak memupus mimpi Darrow menjadi seorang pengacara handal.
Memasuki usia 21 tahun, Darrow bergabung dengan perkumpulan pengacara di Ohio, tepatnya di kota Youngstown, dan memulai karir pengacaranya sebagai seorang Corporate Lawyer, atau pengacara yang bertindak mewakili perusahaan yang membutuhkan jasa atau bantuan legal atas berbagai kasus dan tuntutan hukum yang terjadi atau dilayangkan pada perusahaan bersangkutan.
Beberapa tahun bertindak selaku pengacara perusahaan, Darrow mencoba tantangan baru dalam berkarir dan beralih profesi sebagai Labor Lawyer.
Fungsi dan perhatian utama Darrow kali ini tertuju bukan pada perusahaan, melainkan nasib para karyawan atau pekerja dan berbagai kondisi pekerjaan yang terjadi dalam perusahaan seperti tidak meratanya nasib karyawan, resiko pekerjaan dan kecelakaan kerja, hak atas berbagai tunjangan dan lain sebagainya.
Beberapa tahun kemudian, Darrow kembli beralih profesi meski masih tetap dalam bidang hukum. Kali ini, penulis buku babon dalam bidang hukum, Crime, its Cause and Treatment, belajar dan bertindak selaku Criminal Lawyer. Pada masa inilah nama Darrow melesat setelah menangani beberapa kasus menarik dan terkenal.
Di antara beberapa perkara adalah kasus Leopold dan Loeb yang dituduh menculik serta membunuh seorang anak berumur 14 tahun bernama Bobby Franks. Juga tercatat Darrow menangani kasus John T. Scopes yang kemudian sangat dikenal dengan julukan populer ‘Scopes Monkey Trial’.
Sayangnya, petualangan Darrow dan keinginan kuatnya untuk belajar serta berbakti pada negara melalui hal yang dicintainya harus mengalah pada usia.
Tepat sebulan sebelum ulang tahun ke 81, Darrow menghembuskan nafas terakhir.
Bersamaan dengan itu, sepanjang sejarah kehidupannya, pengacara legendaris yang bahkan tidak lulus sekolah hukum manapun ini telah membuktikan bahwa pengalaman memang benar merupakan guru yang terbaik.
Wep: dari berbagai sumber













