JAKARTA: Advokat Asmanidar, S.H., adalah Pemimpin Firma Hukum, Asmanidar Law Firm & Partner yang berkantor di Kirana Two Office Tower, Kelapa Gading, Jakarta Utara.
“Saya selalu mengutamakan kepuasan klien, melalui solusi terbaik dari upaya yang saya lakukan. Baik di pengadilan pun di luar pengadilan,” kata Asmanidar, saat ditanya motto nya sebagai Lawyer
Advokat yang terlihat menangani perkara-perkara yang didominasi “Hukum Keluarga” ini_seperti Kasus Perceraian_memang memiliki track-record yang panjang dalam menangani kasus-kasus keluarga.
Asmanidar alumni Fakultas Hukum dari Universitas Islam Riau ini, pernah menjabat sebagai Ketua Advokasi di Kantor Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2TP2A) Kota Pekanbaru.
“Terus terang saat itulah saya mendapatkan banyak pengalaman dalam menangani kasus-kasus perempuan dan anak,” katanya
Tetapi, nama Asmanidar mulai viral, ketika dia menjadi satu-satunya pengacara yang mendampingi Klewang, Bos Geng Motor di Pekanbaru, tahun 2014.
“Semula, ada 15 Advokat yang bersedia membela Klewang. Tetapi satu persatu mundur. Dan akhirnya, yang bertahan, hanya saya,” katanya.
Sejak menangani kasus Geng Motor inilah, tampaknya yang membuat Asmanidar mencuat. Sejak itu pula wanita kelahiran Parangsawah, Kampar Kiri, Riau, 28 Desember 1972 ini, makin populer.
Terlebih keberaniannya dalam menangani, kasus-kasus pembunuhan, meski prodeo. Asmanidar, tampaknya selalu tampil sendirian.
Kasus Bupati Kampar, Jefri Noer, yang menampar dosennya, juga membuat nama Asmanidar viral, saat Asmanidar menjadi Pengacara Yusrizal, si Dosen yang ditampar si Bupati.
Keberanian Asmanidar
Asmanidar memang memiliki nyali pemberani yang jarang dimiliki Advokat. Apalagi Advokat perempuan.
Penyidik di kepolisian malah sering merasa heran, karena Asmanidar yang tampil “single fighter”.
“Ibu Asmanidar ini, Advokat bernyali. Biasanya, Advokat yang berurusan dengan kami, bergerombol. Tetapi, kalau ibu, selalu sendiri,” kata seorang penyidik di Mapolda Riau, suatu saat.
Asmanidar mengawali profesi sebagai Advokat, 16 tahun silam. Selama itu pula Asmanidar malang melintang sebagai Advokat di berbagai kota di tanah air: Riau, Sumatera Barat, Jakarta, Jawa Barat, Banten provinsi lainnya.
Sejak 5 tahun silam, Asmanidar membuka kantor di Jakarta. Sejak saat itu pula Ibu dari tiga anak, dan nenek dari seorang cucu ini, banyak beraktivitas di Pengadilan di seputar Jakarta, Jawa Barat dan Banten.
Saat ini, Asmanidar dan Tim – nya, tampaknya lebih banyak mengurusi perkara Hukum Keluarga, khususnya kasus perceraian.
Di Medsos Asmanidar Law Firm & Partner, juga mengelola Konten Konsultasi Hukum di Tik Tok dan YouTube Tube.
Konten ini, bertujuan memberi advis hukum bagi masyarakat yang membutuhkan baik lewat konsultasi maupun lewat jasa produk hukum dan pengadilan.***













