Direktur Utama, Lembaga Pendidikan Wartawan, Pekanbaru Journalist Center, Drs. Wahyudi El Panggavean, M.H., MT.BNSP.,C.PCT, meminta segenap pers di tanah air, untuk tidak cengeng dan tidak takut dalam menjalankan profesinya sebagai pemburu informasi kebenaran.
“Profesi Wartawan, sesungguhnya dipersiapkan buat orang-orang pemberani dan tangguh. Bukan untuk mereka yang penakut dan cengeng,” katanya, dalam sesi Pelatihan Jurnalistik pada Acara Ulang Tahun ke-10 Media Berita riaubangkit.com di Gedung Tengku Maharatu, Kabupaten Siak, Kamis (20/11).
Di hadapan puluhan wartawan dan pemimpin media, Wahyudi menyebut, hanya dengan sikap berani dan beretika seorang wartawan bermanfaat bagi publik. “Jika Anda seorang pengecut, lebih baik tinggalkan profesi ini,” tegas Wahyudi.
“Makanya, nilai seorang jurnalis, mesti diukur dari produk jurnalisnya melalui berita yang dia tulis berdasarkan informasi kebenaran yang diburunya sendiri,” kata penulis buku-buku jurnalistik itu.
Wahyudi menyebut, pengetahuan seorang wartawan tidak pernah melampaui pengalamannya. Dibutuhkan tekad dan kebesaran jiwa dalam menembus narasumber yang “sulit”. Dari pengalaman getir perburuan informasi ini, ketangguhan seorang jurnalis terus diuji
“Jangan donk, dikit-dikit benturan dengan narasumber wartawan sudah jadi berita. Malah diberitakan korban pelecehan profesi. Ini memalukan,” katanya.
“Profesi wartawan menuntut penyandangnya untuk terus berlatih dalam prosesi perburuan informasi yang menjadi kewenangannya. Tidak boleh cengeng. Harus bermental baja,” kata Wahyudi.













