Example 728x250

Example 728x250
Berita

Bryan Stevenson, Pengacara Berjiwa “Malaikat”

34
×

Bryan Stevenson, Pengacara Berjiwa “Malaikat”

Share this article

Bryan Stevenson adalah seorang advokat hak asasi manusia yang terkenal karena upayanya dalam membantu orang-orang miskin, tahanan, dan terpidana mati di Amerika Serikat.

Dengan kegigihannya membela hak-hak orang-orang miskin dan terpidana mati_yang ternyata tak bersalah_popularitas Stevenson mereket di panggung hukum internasional. Dia dijuluki sebagai Pengacara Berjiwa Malaikat.

Bryan Stevenson lahir pada tanggal 14 November 1959 di Milton, Delaware, Amerika Serikat. Berikut beberapa informasi tentang latar belakang pendidikannya:

– *Sarjana*: Stevenson lulus dari Eastern University (sekarang Eastern University) dengan gelar Bachelor of Arts pada tahun 1981.

– *Hukum*: Stevenson kemudian melanjutkan pendidikannya di Harvard Law School dan lulus dengan gelar Juris Doctor (J.D.) pada tahun 1985.

– *Doktor Hukum*: Stevenson juga memiliki gelar Master of Law (LL.M.) dari Harvard Law School.

Dengan latar belakang pendidikan yang kuat di bidang hukum, Stevenson menjadi seorang advokat yang terkemuka dan pendiri Equal Justice Initiative (EJI), sebuah organisasi hak asasi manusia yang berbasis di Montgomery, Alabama.

Berikut beberapa prestasinya yang menonjol dalam konteks hukuman mati :

– *Mengadvokasi Kasus Terpidana Mati*: Stevenson telah membantu banyak terpidana mati yang tidak bersalah, termasuk Walter McMillian, seorang pria kulit hitam yang dijatuhi hukuman mati karena tuduhan pembunuhan yang tidak dilakukannya.

– *Mendirikan Equal Justice Initiative (EJI)*: Stevenson mendirikan EJI, sebuah organisasi hak asasi manusia yang berbasis di Montgomery, Alabama, untuk memberikan bantuan hukum kepada mereka yang tidak mampu membayar pengacara.

– *Menginisiasi National Memorial for Peace and Justice*:

Stevenson juga menginisiasi pembangunan monumen nasional untuk mengenang korban lynchings dan kekerasan rasial lainnya di Amerika Serikat.

– *Menulis Buku “Just Mercy”*:

Stevenson menulis buku “Just Mercy: A Story of Justice and Redemption” yang menceritakan tentang pengalamannya dalam membela orang-orang yang tidak bersalah dan terpidana mati.

– *Mengadvokasi Penghapusan Hukuman Mati*:

Stevenson telah menjadi pengacara yang gigih dalam memperjuangkan penghapusan hukuman mati, karena ia percaya bahwa hukuman mati tidak efektif dalam mencegah kejahatan dan seringkali dijatuhkan secara tidak adil.

Dengan demikian, Bryan Stevenson dikenal sebagai seorang advokat yang gigih dalam memperjuangkan keadilan dan hak asasi manusia, terutama dalam konteks hukuman mati.

#asmanidarlawyer.com – dari berbagai sumber.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *